TK Aisyiyah 23 Banjarmasin
TK Aisyiyah Bustanul Athfal 23 Banjarmasin
Thursday, September 20, 2018
Thursday, November 3, 2016
Thursday, October 6, 2016
Thursday, July 23, 2015
Hari Anak Nasional 23 Juli
Setiap tahun Indonesia
merayakan Hari Anak Nasional (HAN). Peringatan HAN bermula dari sebuah gagasan
untuk mewujudkan kesejahteraan anak. HAN diperingati setiap tanggal 23 Juli
sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 pada tanggal
19 Juli 1984.
Peringatan HAN sebagai
momentum penting untuk menggugah kepedulian dan partisipasi seluruh bangsa
Indonesia dalam menghormati, menghargai, dan menjamin hak-hak anak tanpa
membeda-bedakan atau diskriminatif, memberikan yang terbaik untuk anak,
menjamin semaksimal mungkin kelangsungan hidup dan tumbuh kembangnya.
Peringatan HAN juga untuk menggugah dan meningkatkan kesadaran anak akan hak,
kewajiban, dan tanggung jawabnya kepada orang tua, masyarakat, serta kepada
bangsa dan negara.
Peringatan HAN dimaknai sebagai
kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap perlindungan dan pemenuhan hak
anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal, sehingga menjadi
generasi penerus yang berkualitas, tangguh, kreatif, jujur, sehat, cerdas,
berprestasi, dan berakhlak mulia. Selain itu, Peringatan HAN merupakan momentum
untuk terus berupaya meningkatkan sekaligus mengajak seluruh komponen bangsa
Indonesia, baik orang tua, keluarga, masyarakat termasuk dunia usaha, maupun
pemerintah dan negara, untuk melaksanakan kewajiban dan tanggung jawabnya
sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002
tentang Perlindungan Anak, yaitu melakukan upaya perlindungan dan mewujudkan
kesejahteraan anak dengan memberikan jaminan terhadap pemenuhan hak-haknya dan
perlakuan tanpa diskriminasi .
Wednesday, July 8, 2015
Tips Dan Cara Mendidik Anak Berpuasa Di Bulan Ramadhan
Berpuasa di Bulan Ramadhan hukumnya wajib bagi kaum Muslim yang sudah baliq. Tidaklah mudah menjalankan puasa untuk pertama kali, apalagi untuk anak-anak. Untuk itu ada baiknya jika kita dapat mengajarkan puasa pada anak sejak usia dini. Berikut beberapa tips mendidik anak untuk berpuasa di Bulan Ramadhan ini :
- Ajaklah anak-anak sahur bareng bersama keluarga, ini untuk membiasakan diri agar mereka dapat memahami waktu sahur. Pastikan anak untuk selalu melakukan sahur agar mendapatkan sumber energi untuk puasa esok harinya.
- Menu makanan sahur dibuat sesuai dengan kesukaan anak, tentunya dengan memperhatikan dan mengutamakan kandungan gizi, karbohidrat dan nutrisi yang cukup. Ini untuk merangsang anak agar mau makan sahur.
- Buat suasana saat sahur menyenangkan buat anak karena pada saat ini anak masih merasa mengantuk.
- Tingkatkan konsumsi makanan yang mengandung lemak untuk membantu menghindari rasa lapar dan perbanyak makanan berserat untuk memperlancar buang air besar.
- Berikan minuman yang mengandung gula seperti teh manis, susu atau jus buah. Karena gula mudah larut dan diserap oleh tubuh sehingga dapat dengan cepat digunakan sebagai sumber energi.
- Tidak memberikan vitamin penambah nafsu makan saat saur karena dapat membuat anak cepat lapar.
- Di siang hari jika anak kita merasa lapar dan tidak bisa menahan lapar, biarkan mereka makan lalu dilanjutkan puasanya sampai waktu berbuka.
- Berikan motivasi dan penghargaan kepada anak-anak jika mereka berhasil berpuasa satu hari penuh. Penghargaan tidak harus berupa hadiah (uang dan mainan) tapi bisa juga dengan memberikan menu spesial kesukaan anak saat berbuka.
- Saat berbuka puasa, mulailah dengan makanan atau minun yang manis seperti buah kurma atau teh manis. Dianjurkan untuk minum yang hangat tidak dingin (es).
- Makan saat berbuka jangan sampai kekenyangan karena akan membuat perut sakit sehingga anak menjadi trauma. Makanlah secara bertahap, misalnya setelah sholat magrib lalu dilanjutkan setelah sholat Isya dan Taraweh.
Thursday, July 2, 2015
Cara Mendidik Anak Agar Mau Belajar Setiap Hari
Assalamualikum wr wb Bunda...
Kesulitan mendidik anak yang malas belajar ya ? memang bagi sebagian anak, belajar merupakan sebuah beban yang mereka harus kerjakan. bahkan belajar bisa merupakan hal yang paling menakutkan bagi sebagian anak. Apalagi anak terkadang selalu membuat kesal orang tua, yang kadang begitu malas kalau disuruh belajar.
memang merepotkan ya Bunda, mengurus anak itu. namun jika bunda ingin melatih anak agar termotivasi ingin belajar dirumah sebaiknya ikuti siasat berikut :
Sering
berkomunikasi sama anak
seorang bunda harus pandai mengatur waktu dan membagi
kasihnya pada anak, jangan terlalu sibukdengan urusan krumah, kantor, bahkan
ngerumpi dengan tetangga, biasakan mengobrol dengan anak dan ciptakan
keserasian agar hubungan yang terjalin semakin erat dan hal ini juga akan
membuat anak semakin mudah untuk diatur. seperti contoh ajaklah anak mengobrol
tentang kesehariannya seperti sekolah, atau teman-temannya. siapa tahu anak
akan menceritakan kenapa dia sulit dan malas belajar.
Bunda
harus menjadi contoh Yang baik
Jadi gini bunda... jika bunda telah berhasil
merayu anak, lalu anak itu juga sudah mau belajar, sebaiknya Bunda tetap ada
disamping anak bunda. sambil membaca buku atau majalah disampingnya. cara ini
bisa memotivasi anak agar mau belajar. jangan malah menonton TV atau memainkan
handphone disampingnya, nanti yang ada sikap malas akan hadir ketika sering
melihat ibunya.
Atur
jam belajar anak
Mulai sejak dini sebaiknya Bunda harus mengatur waktu anak,
bahkan dalam hal belajar. tapi tetap beri kebebasan pada anak, hal ini akan
membuat anak terbiasa dengan rutinitas waktu yang memang sudah disepakati.
contohnya tetapkan belajar anak sekitar jam 5 sore setelah ia bermain, atau
anda juga bisa memberi sedikit kejutan jika anak anda tepat waktu
Jadikan
suasana belajar menyenangkan
Biasanya seorang anak memiliki cara sendiri untuk
belajar, mungkin jika selama ini bunda memberikan suasana belajar yang sangat
menjenuhkan, ada baiknya bunda memberikan suasana belajar yang menyenangkan.
misalnya jika anak sedang belajar matematika, anda bisa memberikan
tebak-tebakan mengenai matematika. cara ini cukup efektif loh bunda...
Bunda
harus memiliki kesabaran
Kunci utama untuk mengajak anak senang belajar adalah
dengan tetap tenang dan sabar, kendalikan emosi bunda saat anak sulit disuruh
untuk belajar, karena mengajak anak belajar dengan cara memarahi, menggentak
atau mengancam tidak akan menghasilkan apapun, malah sang anak akan semakin
malas belajar karena fokus pada emosi orang tuanya. jika Bunda tetap tenang dan
sabar, cepat atau lambat anak akan menuruti kita ko, perlu di ingat juga
bunda... biasanya seorang anak akan mengikuti watak dan prilaku orang tuanya,
maka itu tetap tenang dan positif ya bunda...
Gimana
Bunda, cukup simple kan mengajari anak untuk mudah belajar? Dan saran kami jika
anak Bunda memiliki prestasi jangan pernah sungkan untuk memberikan kejutan atau
sekedar hadiah kecil untuk anak. Agar perjuangan anak untuk belajar merasa
dihargai... cukup sekian ya bunda..
Wednesday, June 17, 2015
Subscribe to:
Comments (Atom)














